PT Megah Lautan Utama (PT MLU) adalah perusahaan yang bergerak di bidang usaha perdagangan hasil laut dan berdiri pada tahuan 2019. PT MLU saat ini berusaha membuka peluang untuk melayani pasar ekspor dan memulai melakukan pengolahan ikan untuk skala yang kecil sebagai permulaan. Jenis produk yang biasa diperdagangkan oleh PT MLU diantaranya ikan tuna, baby tuna, cakalang/skipjack, tongkol / deho,layang, layaran, lemadang, cumi dan banyak lainnya yang diperuntukan untuk pasar lokal.
Risiko Usaha:
• Risiko Keterbatasan Supply
Risiko ini dapat diminimalisir mengingat perusahaan telah memiliki armada kapal sendiri sehingga mampu menyediakan supplai yang maksimal. Selain itu perusahaan juga menerima supplai dari beberapa rekanan bisnisnya.
• Risiko Kelangkaan Bahan Baku karena Musim
Risiko ini terjadi pada saat musim ombak tinggi (sekitar bulan Januari-Maret) sehingga kapal tidak dapat melaut. Perusahaan telah memiliki strategi terkait pengelolaan stok, dimana pada saat musim ikan sebelumnya dilakukan pembelian ikan dalam jumlah signifikan (terlihat di laporan keuangan pada pos persediaan). Selain itu, PT MLU diuntungkan dari keberadaan stok ikan eksisting dari perusahaan induk sebelum spin-off.
• Risiko Bahan Baku Rusak
Risiko ini diminimalisir oleh perusahaan melalui maintenance rutin terhadap ruangan cold storage dan ABF di pabrik. Hal ini juga dilakukan pada armada kapal perusahaan, dimana fisik es batu dan cold storage yang ada harus memenuhi standart tentang kebekuan ikan.
Risiko Kerugian Investasi
Setiap investasi memiliki tingkat risiko yang bervariasi, seperti tidak
terkumpulnya dana investasi
selama proses pengumpulan dana dan/atau proyek yang dijalankan tidak
menghasilkan keuntungan sesuai
dengan yang diharapkan
Risiko Kekurangan Likuiditas
Investasi memungkinkan tidak likuid karena efek bersifat ekuitas yang ditawarkan
tidak terdaftar di
bursa efek atau belum dilaksanakan perdagangan efek (pasar sekunder). Hal ini
berarti ada
kemungkinan tidak dapat dengan mudah menjual saham miliknya kepada pihak lain.
Risiko Kelangkaan Pembagian Dividen dan/atau Dilusi Kepemilikan Saham
Pemodal yang melakukan investasi Saham, memiliki hak untuk mendapat dividen
sesuai dengan jumlah
kepemilikan yang dimiliki yang dibagikan oleh Penerbit melalui Penyelenggara
secara periodik. Namun,
kelangkaan dalam pembagian dividen dimungkinkan terjadi karena kinerja bisnis
yang diinvestasikan
tidak berjalan sebagaimana mestinya serta berpotensi terdilusi kepemilikan saham
karena bertambahnya
total saham yang beredar atau ditawarkan.
Risiko Kegagalan Sistem Elektronik
Santara sudah menerapkan sistem elektronik dan keamanan data yang handal. Namun
gangguan sistem
teknologi informasi dan kegagalan sistem mungkin saja tetap terjadi. Untuk
mencegah hal tersebut
terjadi.