• Pra Penawaran Saham

    30-06-2020

  • Penawaran Saham

    01-07-2020

  • Pendanaan Terpenuhi

    01-07-2020

  • Penyerahan Dana

    07-07-2020

  • Pembagian Dividen

    04-03-2021


Saham Tersisa
0,00%
Dalam Lembar
0 Lembar
Total Rupiah
Rp 0
Saham Terjual
100%
Dalam Lembar
25.000.000 Lembar
Dalam Rupiah
Rp2.500.000.000
Investor
865
Harga Saham
Rp100
Total Saham
0 Lembar
Total Saham (Rp)
Rp0
Kode Saham
NYOO
Sisa Waktu
0 Hari
Periode Deviden
6 Bulan
Salad Nyoo merupakan industri kecil yang membuat salad

 

Risiko Usaha:

• Risiko Persaingan Usaha
Bisnis FnB terutama makanan dan minuman kekinian dengan tema dan menu salad buah sedang menjamur , mulai dari skala lokal hingga nasional membuat persaingan usaha di bidang ini menjadi cukup ketat. Bukan hanya brand sendiri, hampir setiap cafe atau restoran di Indonesia, menyediakan menu salad buah sebagai dessert. Risiko tersebut diminimalisir perusahaan dengan menciptakan cita rasa yang khas dengan menjaga kreasi resep saus salad andalan, menggunakan produk buah segar pilihan dan memberikan pelayanan yang terbaik. Perusahaan juga memiliki strategi untuk mencari lokasi outlet yang mudah dijangkau oleh pasar milenial dan pecinta gaya hidup sehat.
• Risiko Penjualan
Bisnis Healthy Food merupakan bisnis dengan sasaran pasar segmented untuk kalangan masyarakat dengan kesadaran hidup sehat. perkembangan tren hidup sehat saat ini semakin berkembang terutama ditengah pandemik COVID-19. Adapun upaya perusahaan untuk terus memasarkan produk ini sejalan dengan kampanye hidup sehat yang dilakukan baik dari digital marketing maupun dari sajian yang ditawarkan. Salad Nyoo menghadirkan paket sajian dengan berbagai pilihan buah dan ukuran untuk menjaga pelanggan loyal dan menarik pelanggan baru. Selain itu strategi penjualan perusahaan yang lain adalah dengan melakukan promo bundling dengan produk lainnya seperti es krim AICE dan tolak angin. Hal ini terbukti cukup menarik minat customer untuk mencoba yang berdampak pada kenaikan penjualan.
• Risiko Kelangsungan Usaha
Terdapat risiko keberlangsungan usaha ketika masa sewa berakhir, hal ini mengingat lokasi cabang yang dimiliki dan yang akan dibuka menggunakan mekanisme sewa. Untuk meminimalisir risiko tersebut, kami berkomitmen untuk melakukan pencadangan biaya sewa sehingga atas pembebanan beban sewa ke depan tidak mempengaruhi cash flow perusahaan pada saat jatuh tempo. Perusahaan juga berkomitmen untuk mempersiapkan alternatif tempat usaha lain untuk mengantisipasi jika sewa tempat eksisting tidak dapat diperpanjang atau jika outlet yang telah dibuka tidak mendapat tanggapan yang positif dari customer.
• Risiko Kenaikan Harga Bahan Baku
Bahan baku usaha sejenis ini secara menyeluruh merupakan komponen biaya terbesar dalam penjualan tidak terkecuali di Salad Nyoo . Hal tersebut menyebabkan adanya sensitifitas terhadap kenaikan harga bahan baku khususnya harga buah-buahan.Atas risiko tersebut, Salad Nyoo tidak hanya bergantung pada supplier buah tunggal, sehingga memiliki kemampuan tawar tinggi. Sebagai langkah kedepan mengantisipasi supply dan kebutuhan bahan baku buah, kami memiliki strategi untuk melakukan pembukaan lahan di beberapa lokasi. Fokus utama ladang buah kami fokus untuk penanaman buah yang langka dan mahal seperti, melon, anggur dan semangka.
 

 

Risiko Kerugian Investasi

Setiap investasi memiliki tingkat risiko yang bervariasi, seperti tidak terkumpulnya dana investasi selama proses pengumpulan dana dan/atau proyek yang dijalankan tidak menghasilkan keuntungan sesuai dengan yang diharapkan

 

Risiko Kekurangan Likuiditas

Investasi memungkinkan tidak likuid karena efek bersifat ekuitas yang ditawarkan tidak terdaftar di bursa efek atau belum dilaksanakan perdagangan efek (pasar sekunder). Hal ini berarti ada kemungkinan tidak dapat dengan mudah menjual saham miliknya kepada pihak lain.

 

Risiko Kelangkaan Pembagian Dividen dan/atau Dilusi Kepemilikan Saham

Pemodal yang melakukan investasi Saham, memiliki hak untuk mendapat dividen sesuai dengan jumlah kepemilikan yang dimiliki yang dibagikan oleh Penerbit melalui Penyelenggara secara periodik. Namun, kelangkaan dalam pembagian dividen dimungkinkan terjadi karena kinerja bisnis yang diinvestasikan tidak berjalan sebagaimana mestinya serta berpotensi terdilusi kepemilikan saham karena bertambahnya total saham yang beredar atau ditawarkan.

 

Risiko Kegagalan Sistem Elektronik

Santara sudah menerapkan sistem elektronik dan keamanan data yang handal. Namun gangguan sistem teknologi informasi dan kegagalan sistem mungkin saja tetap terjadi. Untuk mencegah hal tersebut terjadi.

Instagram
Facebook
Website
Pembagian Deviden

Pembagian Deviden Tahap 1 - 04 Mar 2021

Rp122.056.094

Pembagian Deviden Tahap 2 - 17 Mar 2021

Rp13.561.788

Pembagian Deviden Tahap 3 - 14 Oct 2021

Rp28.570.417

Pembagian Deviden Tahap 4 - 20 Jun 2022

Rp66.149.447

Pembagian Deviden Tahap 5 - 10 Aug 2023

Rp23.610.345

Pembagian Deviden Tahap 6 - 10 Aug 2023

Rp5.511.612