• Pra Penawaran Saham

    09-07-2020

  • Penawaran Saham

    10-07-2020

  • Pendanaan Terpenuhi

    10-07-2020

  • Penyerahan Dana

    16-07-2020

  • Pembagian Dividen

    01-03-2021


Saham Tersisa
0,00%
Dalam Lembar
0 Lembar
Total Rupiah
Rp 0
Saham Terjual
100%
Dalam Lembar
5.000.000 Lembar
Dalam Rupiah
Rp500.000.000
Investor
281
Harga Saham
Rp100
Total Saham
0 Lembar
Total Saham (Rp)
Rp0
Kode Saham
BRIX
Sisa Waktu
0 Hari
Periode Deviden
6 Bulan
Brix Coffee merupakan coffee shop yang menggabungkan dengan wedangan ala angkringan

 

Risiko Usaha:

• Risiko Persaingan Usaha
Salah satu risiko bisnis coffee shop adalah tingginya persaingan pasar karena market pasar yang cukup mudah dimasuki. Persaingan dari sisi brand, lokasi, sajian menu, kenyamanan tempat, fasilitas, hingga program diskon merupakan beberapa faktor yang mempengaruhi customer untuk melakukan pilihan pembelian. Selama berdiri sejak tahun 2016, kami terus konsisten untuk melakukan perubahan mengikuti perkembangan kebutuhan dan keinginan masyarakat khususnya masyarakat Klaten. Dengan menggabungkan konsep coffee shop dan wedangan ala angkringan menjadikan Brix Coffee&Kitchen memiliki pangsa pasar yang luas untuk muda mudi, komunitas dan keluarga.
• Risiko Kelangsungan Usaha
Risiko kelangsungan usaha tentunya lazim untuk usaha kuliner yang berdiri di atas tanah sewa. Lokasi usaha eksisting kami merupakan milik keluarga owner sehingga kelangsungan usaha sangat terjamin. Untuk lokasi usaha baru, management telah menyiapkan untuk menyewa tanah keluarga di Klaten dengan potensi kunjungan keluarga dan komunitas yang cukup tinggi. Atas tanah tersebut mekanisme sewa dibayarkan dengan konsep bagi hasil sebesar 50% dari laba bersih setiap bulannya. Dengan konsep sewa bagi hasil diharapkan mampu mendukung pengembangan outlet baru dan tidak memberatkan cash flow perusahaan.
• Risiko Ekspansi Usaha
• Ekspansi bisnis yang kami tawarkan kepada investor merupakan business plan dari Brix Coffee&Kitchen yang sudah kita rencanakan sejak tahun 2019. Tentu rencana ini merupakan bagian dari tujuan kami untuk meningkatkan value perusahaan baik dari brand, revenue maupun kebermanfaatan bagi sekitar. Namun, kami sadar bahwa di setiap eksekusi business plan tidak terkecuali pada rencana ekspansi terdapat resiko yang mengikuti. Adanya risiko kegagalan termasuk di dalamnya kegagalan membaca market di lokasi yang baru. Risiko ini erat kaitannya dengan pemilihan lokasi untuk cabang baru. Dengan riset pasar dan pemetaan pesaing di daerah baru yang telah kami lakukan sesuai dengan segmen pasar muda mudi dan keluarga yang kami bidik, kami yakin mampu menembus pasar baru.
• Risiko Force Majeure
Dalam hal ini risiko force majeure yang sedang dihadapi di seluruh dunia termasuk Indonesia adalah pandemik Covid-19. Dengan kekuatan utama berada di sajidan dine-in (makan ditempat), resiko ini memberikan dampak yang cukup besar terhadap kondisi penjualan dan operasional perusahaan. Di masa pandemi, Brix Coffee&Kitchen tetap melakukan pembukaan outlet eksisting dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Namun, kondisi penjualan kami cukup menurun disebabkan adanya pembatasan jam operasional. Dengan kondisi ini, management menjalankan strategi mengoptimalkan penjualan online dengan promosi free-delivery dan potongan harga.
 

 

Risiko Kerugian Investasi

Setiap investasi memiliki tingkat risiko yang bervariasi, seperti tidak terkumpulnya dana investasi selama proses pengumpulan dana dan/atau proyek yang dijalankan tidak menghasilkan keuntungan sesuai dengan yang diharapkan

 

Risiko Kekurangan Likuiditas

Investasi memungkinkan tidak likuid karena efek bersifat ekuitas yang ditawarkan tidak terdaftar di bursa efek atau belum dilaksanakan perdagangan efek (pasar sekunder). Hal ini berarti ada kemungkinan tidak dapat dengan mudah menjual saham miliknya kepada pihak lain.

 

Risiko Kelangkaan Pembagian Dividen dan/atau Dilusi Kepemilikan Saham

Pemodal yang melakukan investasi Saham, memiliki hak untuk mendapat dividen sesuai dengan jumlah kepemilikan yang dimiliki yang dibagikan oleh Penerbit melalui Penyelenggara secara periodik. Namun, kelangkaan dalam pembagian dividen dimungkinkan terjadi karena kinerja bisnis yang diinvestasikan tidak berjalan sebagaimana mestinya serta berpotensi terdilusi kepemilikan saham karena bertambahnya total saham yang beredar atau ditawarkan.

 

Risiko Kegagalan Sistem Elektronik

Santara sudah menerapkan sistem elektronik dan keamanan data yang handal. Namun gangguan sistem teknologi informasi dan kegagalan sistem mungkin saja tetap terjadi. Untuk mencegah hal tersebut terjadi.

Instagram
Facebook
Website
Pembagian Deviden

Pembagian Deviden Tahap 1 - 01 Mar 2021

Rp24.618.420

Pembagian Deviden Tahap 2 - 17 Mar 2021

Rp2.735.380

Pembagian Deviden Tahap 3 - 04 Apr 2022

Rp817.854