• Pra Penawaran Saham

    24-12-2020

  • Penawaran Saham

    25-12-2020

  • Pendanaan Terpenuhi

    25-12-2020

  • Penyerahan Dana

    06-01-2021

  • Pembagian Dividen

    18-09-2021


Saham Tersisa
0,00%
Dalam Lembar
0 Lembar
Total Rupiah
Rp 0
Saham Terjual
100%
Dalam Lembar
8.000.000 Lembar
Dalam Rupiah
Rp800.000.000
Investor
376
Harga Saham
Rp100
Total Saham
0 Lembar
Total Saham (Rp)
Rp0
Kode Saham
ABNS
Sisa Waktu
0 Hari
Periode Deviden
6 bulan
Jaya Farm Poultry merupakan perusahaan di bidang peternakan ayam broiler / ayam pedaging

 

Risiko Usaha:

• Risiko Mortalitas Ternak
Secara historis, tingkat mortalitas ayam Jaya Farma Poultry cukup stabil sekitar 5%-6% dalam satu siklus. Risiko penyakit dan kematian ini dapat ditekan dengan pemberian vitamin & vaksin secara berkala. Untuk mencegah masuknya penyakit, perusahaan akan menerapkan biosecurity system di dalam area kandang. Sistem ini berfungsi sebagai sterilisasi guna mencegah penyebaran penyakit yang terjadi dan menular dari unggas ke manusia atau sebaliknya dari manusia ke unggas. Kedepannya salah satu langkah mitigasi risiko mortalitas adalah dengan kandang pembuatan kandang close house. Kandang closed house sendiri merupakan sistem kandang yang mampu mengeluarkan kelebihan panas, uap air dan gas-gas berbahaya (CO,CO2,NH3) di dalam kandang sehingga meminimalisir terjadinya kematian pada ayam.
• Risiko Fluktuasi Harga Ayam
Terjadinya naik turun harga ayam dikarenakan penyesuaian mekanisme pasar antara supply dan demand. Penurunan harga yang signifikan disebabkan lemahnya pengawasan dan kontrol pemerintah atas harga komoditas. Terjadinya over supply ayam dapat menyebabkan harga ayam anjlok, terakhir terjadi pada triwulan III 2019 dimana harga menyentuh hingga level terendah di Rp. 8.000/kg. Risiko ini telah diantisipasi oleh perusahaan dengan cara melakukan kerjasama pola plasma-inti dengan penetapan harga jual di awal kontrak. Penetapan harga jual melindungi perusahaan dari fluktuasi harga pasar ayam
• Risiko Keberlanjutan Kontrak
Dengan pola kemitraan plasma-inti, pemutusan kontrak dari perusahaan inti dapat menyebabkan perusahaan kehilangan pasar. Adapun atas hal tersebut, solusi yang dilakukan adalah menjaga kualitas ternak dengan menyediakan kandang yang baik dan hubungan baik dengan perusahaan buyer utama kami yaitu PT. Brantas Abadi Sentosa. Keberadaan kandang closed house dengan teknologi canggih dan ramah lingkungan kami proyeksikan mampu menarik perusahaan inti. Namun perusahaan juga telah membuat mitigasi risiko apabila risiko tersebut terjadi, yaitu akan bekerjasama dengan perusahaan inti lainnya, mengingat kapasitas manajemen dalam menjalin relasi cukup baik.
 

 

Risiko Kerugian Investasi

Setiap investasi memiliki tingkat risiko yang bervariasi, seperti tidak terkumpulnya dana investasi selama proses pengumpulan dana dan/atau proyek yang dijalankan tidak menghasilkan keuntungan sesuai dengan yang diharapkan

 

Risiko Kekurangan Likuiditas

Investasi memungkinkan tidak likuid karena efek bersifat ekuitas yang ditawarkan tidak terdaftar di bursa efek atau belum dilaksanakan perdagangan efek (pasar sekunder). Hal ini berarti ada kemungkinan tidak dapat dengan mudah menjual saham miliknya kepada pihak lain.

 

Risiko Kelangkaan Pembagian Dividen dan/atau Dilusi Kepemilikan Saham

Pemodal yang melakukan investasi Saham, memiliki hak untuk mendapat dividen sesuai dengan jumlah kepemilikan yang dimiliki yang dibagikan oleh Penerbit melalui Penyelenggara secara periodik. Namun, kelangkaan dalam pembagian dividen dimungkinkan terjadi karena kinerja bisnis yang diinvestasikan tidak berjalan sebagaimana mestinya serta berpotensi terdilusi kepemilikan saham karena bertambahnya total saham yang beredar atau ditawarkan.

 

Risiko Kegagalan Sistem Elektronik

Santara sudah menerapkan sistem elektronik dan keamanan data yang handal. Namun gangguan sistem teknologi informasi dan kegagalan sistem mungkin saja tetap terjadi. Untuk mencegah hal tersebut terjadi.

Instagram
Facebook
Website
Pembagian Deviden

Pembagian Deviden Tahap 1 - 18 Sep 2021

Rp21.498.952

Pembagian Deviden Tahap 2 - 03 Feb 2022

Rp49.021.547

Pembagian Deviden Tahap 3 - 15 Jun 2022

Rp26.887.278

Pembagian Deviden Tahap 4 - 30 Jan 2023

Rp32.560.968

Pembagian Deviden Tahap 5 - 10 Aug 2023

Rp42.937.592

Pembagian Deviden Tahap 6 - 13 Jun 2024

Rp7.207.480

Pembagian Deviden Tahap 7 - 18 Sep 2024

Rp28.584.908