PT. Libra Corporindo Investama adalah perusahaan Group Online Store / Online Store Group Company yang memiliki hampir 100 Toko Online Store yang terdaftar dan tersebar di berbagai marketplace Indonesia seperti Tokopedia, Bukalapak, JD.ID, Shopee, Lazada, Blibli.com dan lain sebagai nya dengan produk unggulan nya yakni peralatan perabotan perkakas rumah tangga, produk fastmoving consumer goods, dan produk peralatan alat-alat elektronik dan listrik. Serta memiliki Keagenan Expedisi JNE sendiri.
Risiko Usaha:
• Risiko Persaingan Usaha
Libra Corporindo Investama telah beroperasi dan berpengalaman sejak tahun 2017 di industri OnlineShop. Selama lebih dari 3 tahun di bidang itu, tidak dipungkiri saat ini persaingan semakin ketat dengan bermunculannya pemain di bisnis ini dengan melihat peluang dan prospek kedepannya. Dan risiko persaingan dalam setiap jenis usaha, senantiasa muncul seiring dengan pertumbuhan para pelakunya. Libra Corporindo menghadapi resiko kemunculan para pesaing tersebut setiap saat. Keunggulan yang kami miliki adalah stock barang yang kuat dan beragam dengan harga yang sangat bersaing karena supply langsung dari supplier. Selain itu, perusahaan juga memiliki expedisi keagenan kurir sendiri untuk mendistribusikan barang sehingga terdapat keuntungan dari ekspedisi dan penjualan barang menjadi terintegrasi.
• Risiko Perubahan Regulasi
Pendapatan kelas menengah dan prioritas konsumen merupakan beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja bisnis dan penjualan perusahaan. Mengingat sebagian besar produk perseroan merupakan barang yang umum di jual, kebijakan e-commerce, marketplace, dan ketidakpastian sosial juga menyebabkan penurunan daya beli masyarakat yang berpotensi memberikan dampak negatif pada pendapatan Libra Corporindo. Regulasi pemerintah seperti perubahan kebijakan e-commerce, marketplace, digital regulation, perpajakan, tarif ppn, pajak e-commerce dan lain sebagainya, juga bisa mempengaruhi pendapatan dan laba PT. Libra Corporindo investama.
Beberapa metode Libra Corporindo dalam menganalisa dan memitigasi risiko tsb adalah dengan cara sebagai berikut:
1. Mengidentifikasi kelengkapan produk, mutu, desain online store kami dan bentuk produk.
2. Mengidentifikasi pelayanan dan harga pasaran yang ditawarkan.
3. Mengidentifikasi saluran distribusi atau platform digital yang dimiliki.
4. Mengidentifikasi strategi promosi yang dijalankan.
5. Mengidentifikasi rencana kegiatan perusahaan ke depan.
• Risiko Perputaran Barang
Perputaran persediaan merupakan bagian penting yang menjadi acuan memeriksa kesehatan keuangan perusahaan. Produk yang kami jual merupakan produk yang sudah melalui riset untuk penjualan secara massal. Nilai deadstock perusahaan rata rata di 5% dari setiap produk. Strategi kami untuk menyikapi hal ini adalah dengan memanfaatkan dan menggunakan barang ini untuk promosi dan branding seperti giveaway, pembuatan paket bundling atau kami lakukan penjualan B2B kepada mitra toko offline.
• Risiko Barang Retur / Rusak
Dalam bisnis Online shop pasti mengenal istilah retur barang. Dalam kondisi seperti ini apabila ada paket barang yang retur atau rusak Libra memiliki garansi dimitra pabrikan & supplier, sehingga manajemen masih bisa mengganti stok produk rusak tersebut dengan produk baru sehingga customer lebih memiliki rasa aman dalam melakukan pembelian pada seluruh onlinestore Libra dan tidak perlu khawatir atas produk yang rusak di perjalanan.
• Risiko Perang Harga
Mengatasi perang harga memang selalu menjadi tantangan tersendiri bagi bisnis. Permainan dalam harga pun menjadi alasan untuk menarik simpatik pembeli. Namun, terdapat risiko atas margin yang diterima dari penjualannya. Kunci kami untuk menghadapi perang harga dengan kompetitor adalah dengan kekuatan stok produk dan penguatan jalur supply. Maka dari itu dengan kekuatan permodalan yang besar dalam melakukan stocking barang kami memiliki kekuatan supply stok produk berkelanjutan tanpa perlu takut tidak memiliki supply dan bisa menyimbangi kekuatan demand yang terjadi pada market.
Risiko Kerugian Investasi
Setiap investasi memiliki tingkat risiko yang bervariasi, seperti tidak
terkumpulnya dana investasi
selama proses pengumpulan dana dan/atau proyek yang dijalankan tidak
menghasilkan keuntungan sesuai
dengan yang diharapkan
Risiko Kekurangan Likuiditas
Investasi memungkinkan tidak likuid karena efek bersifat ekuitas yang ditawarkan
tidak terdaftar di
bursa efek atau belum dilaksanakan perdagangan efek (pasar sekunder). Hal ini
berarti ada
kemungkinan tidak dapat dengan mudah menjual saham miliknya kepada pihak lain.
Risiko Kelangkaan Pembagian Dividen dan/atau Dilusi Kepemilikan Saham
Pemodal yang melakukan investasi Saham, memiliki hak untuk mendapat dividen
sesuai dengan jumlah
kepemilikan yang dimiliki yang dibagikan oleh Penerbit melalui Penyelenggara
secara periodik. Namun,
kelangkaan dalam pembagian dividen dimungkinkan terjadi karena kinerja bisnis
yang diinvestasikan
tidak berjalan sebagaimana mestinya serta berpotensi terdilusi kepemilikan saham
karena bertambahnya
total saham yang beredar atau ditawarkan.
Risiko Kegagalan Sistem Elektronik
Santara sudah menerapkan sistem elektronik dan keamanan data yang handal. Namun
gangguan sistem
teknologi informasi dan kegagalan sistem mungkin saja tetap terjadi. Untuk
mencegah hal tersebut
terjadi.