• Pra Penawaran Saham

    10-11-2020

  • Penawaran Saham

    10-11-2020

  • Pendanaan Terpenuhi

    26-12-2020

  • Penyerahan Dana

    30-12-2020

  • Pembagian Dividen

    11-08-2021


Saham Tersisa
0,00%
Dalam Lembar
0 Lembar
Total Rupiah
Rp 0
Saham Terjual
100%
Dalam Lembar
30.000.000 Lembar
Dalam Rupiah
Rp3.000.000.000
Investor
2.063
Harga Saham
Rp100
Total Saham
0 Lembar
Total Saham (Rp)
Rp0
Kode Saham
KANA
Sisa Waktu
0 Hari
Periode Deviden
6 bulan
Sandra Lesmana Founder Saya memiliki latar belakang pendidikan S1 Manajemen dan sejak tahun 2014 mulai menggeluti bisnis. Bisnis yang saya jalankan utamanya bergerak di kuliner yang sesuai dengan passion saya. Pengalaman serta ilmu dalam mengelola dan menjalankan bisnis kuliner banyak didapat saat menjadi Juara Pertama di Diplomat Success Challenge dengan membawa brand pertama saya yaitu Warung Papeda. Dengan melihat potensi bisnis kuliner, khususnya kuliner khas Indonesia bagian timur, kami mulai membuat Se’i Sapi Kana. Kemampuan analisis bisnis serta kemampuan teknis dan non teknis lainnya, ditambah dukungan tim yang kuat dan solid menjadi modal & aset penting perusahaan kami untuk terus berkembang.

 

Risiko Usaha:

• Risiko Sustainability
Se’i Sapi Kana cabang Tembalang mulai beroperasi sejak Maret 2020, Keberlanjutan bisnis ini secara umum belum teruji dalam rentang waktu yang cukup matang. Namun, didukung oleh pengalaman dan kemampuan manajemen dalam pengelolaan outlet dan pencapaian omset, menjadikan Se’i Sapi Kana cabang Tembalang tumbuh berkembang dengan baik dengan omset yang stabil dari pembukaan hingga posisi September 2020. Dengan keadaan pandemik Covid-19 dan keadaan mahasiswa di kota Semarang belum khususnya daerah Tembalang belum kembali pulih, cabang tembalang masih mampu menunjukkan performa diatas rata - rata perkiraan kami. Untuk menjaga sustainability omset dari outlet Tembalang dan Outlet Banjarmasin, kami mempersiapkan strategi yang kami terjemahkan dalam aktivitas marketing online maupun offline, seperti promo dengan Grab dan Gojek dan bekerja sama dengan beberapa komunitas local Food Vlogger. Selain itu, sebagai komitmen kami untuk memberikan yang terbaik untuk para investor kami akan melakukan pemindahan lokasi usaha jika pasar dari outlet eksisting dan baru tidak berjalan dengan baik.
• Risiko Kelangsungan Usaha
Terdapat risiko kelangsungan usaha pada saat masa kontrak kerjasama dan sewa berakhir, meskipun lokasi eksisting kami ada kedekatan personal dengan pemilik tempat namun secara profesional kerjasama penggunaan lahan tersebut tertuang dalam perjanjian tertulis. Manajemen berkomitmen untuk mengamankan setiap risiko dengan melakukan opsi perpanjang yang dinegosiasikan setiap 6 bulan sebelum masa kontrak berakhir. Namun, jika dikemudian hari terdapat kendala perpanjangan sewa, manajemen telah menyiapkan penyisihan dana sewa setiap bulannya. Diharapkan dengan brand awareness yang telah, pasar tetap loyal dan terjaga meskipun terjadi perpindahan lokasi.
• Risiko Ekspansi Usaha
Ekspansi bisnis yang kami tawarkan kepada investor merupakan cabang yang sudah berjalan hampir satu bulan di kota Banjarmasin dan 2 cabang baru yang siap berkembang. Cabang Banjarmasin dan Pekanbaru memiliki karakter yang hampir sama dengan cabang di kota Tembalang yaitu target pasar mahasiswa dan keluarga. Sedangkan cabang Madiun memiliki karakter yang sama dengan cabang kami di Magelang dimana target pasar merupakan keluarga dan pelajar. Namun, kami sadar bahwa di setiap eksekusi business plan tidak terkecuali pada rencana ekspansi terdapat resiko yang mengikuti. Adanya risiko kegagalan termasuk di dalamnya kegagalan membaca market di lokasi yang baru. Risiko ini erat kaitannya dengan pemilihan lokasi untuk cabang baru. Dengan riset pasar dan pemetaan pesaing di daerah baru yang telah kami lakukan sesuai dengan segmen pasar yang kami bidik, kami yakin mampu memenangkan persaingan khususnya skala lokal dan terus memperkuat posisi brand kami di pasar baru.
• Risiko Force Majeure
Keadaan Force Majeure yang tengah dihadapi saat ini adalah pandemi Covid-19. Kondisi ini tentu bukan merupakan kondisi ideal bagi pelaku usaha termasuk kami. Untuk mengurangi risiko penyebaran pandemi Covid-19 ini dan sesuai dengan kebijakan Walikota Semarang dan Banjarmasin melalui surat edaran resmi, outlet Se’i Sapi Kana menerapkan protokol kesehatan agar dapat mengurangi risiko penyebaran covid-19. Hal ini juga berlaku di pembukaan 2 outlet baru kami di Madiun dan Pekanbaru. Selepas ‘Pembatasan Sosial Berskala Besar’ (PSBB) dan memasuki masa ‘Adaptasi Normal Baru’, Saat ini jam operasional yang diterapkan mulai dari jam 10.00 - 22.00 dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah ditentukan oleh Pemkot Semarang dan Banjarmasin, antara lain physical distancing kewajiban untuk mencuci tangan dengan sabun di wastafel yang telah disediakan, wajib memakai masker, dan lainnya.
• Risiko Konflik atas Brand
Seperti disampaikan sebelumnya, bahwa PT. Sei Sapi Kana beroperasi dibawah naungan badan usaha yang kami namai SEI SAPI KANA GROUP. Merk “Se’i Sapi Kana (Kaka Nona)” sendiri telah didaftarkan di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dengan pemilik brand adalah Sandra Lesmana yang juga merupakan Direktur PT Sei Sapi Kana. Untuk itu, perlu kami sampaikan beberapa hal :
a. Dalam aktivitas operasional penggunaan brand Sei Sapi Kana, PT Sei Sapi Kana sepenuhnya mengadopsi skema B2B (Business to Business) dengan pihak Sei Sapi Kana Group (Holding).
b. Atas pengembangan usaha yang dilakukan oleh PT Sei Sapi Kana ke depan yang menggunakan brand Sei Sapi Kana Group, maka akan berlaku skema yang sama, yaitu Business to Business.
c. PT Sei Sapi Kana tidak menerima manfaat atas pengembangan usaha yang dilakukan oleh SEI SAPI KANA GROUP di kemudian hari.
d. PT Sei Sapi Kana tidak diperkenankan mengalihkan merek “Sei Sapi Kana” kepada pihak ketiga / pihak lainnya tanpa persetujuan SEI SAPI KANA GROUP.
Apabila timbul sengketa diantara kedua belah pihak akibat dari perjanjian ini akan diselesaikan secara musyawarah dan mufakat. Apabila dalam musyawarah untuk mufakat tersebut tidak berhasil mencapai kesepakatan maka kedua belah pihak akan menyelesaikan secara hukum.
 

 

Risiko Kerugian Investasi

Setiap investasi memiliki tingkat risiko yang bervariasi, seperti tidak terkumpulnya dana investasi selama proses pengumpulan dana dan/atau proyek yang dijalankan tidak menghasilkan keuntungan sesuai dengan yang diharapkan

 

Risiko Kekurangan Likuiditas

Investasi memungkinkan tidak likuid karena efek bersifat ekuitas yang ditawarkan tidak terdaftar di bursa efek atau belum dilaksanakan perdagangan efek (pasar sekunder). Hal ini berarti ada kemungkinan tidak dapat dengan mudah menjual saham miliknya kepada pihak lain.

 

Risiko Kelangkaan Pembagian Dividen dan/atau Dilusi Kepemilikan Saham

Pemodal yang melakukan investasi Saham, memiliki hak untuk mendapat dividen sesuai dengan jumlah kepemilikan yang dimiliki yang dibagikan oleh Penerbit melalui Penyelenggara secara periodik. Namun, kelangkaan dalam pembagian dividen dimungkinkan terjadi karena kinerja bisnis yang diinvestasikan tidak berjalan sebagaimana mestinya serta berpotensi terdilusi kepemilikan saham karena bertambahnya total saham yang beredar atau ditawarkan.

 

Risiko Kegagalan Sistem Elektronik

Santara sudah menerapkan sistem elektronik dan keamanan data yang handal. Namun gangguan sistem teknologi informasi dan kegagalan sistem mungkin saja tetap terjadi. Untuk mencegah hal tersebut terjadi.

Instagram
Facebook
Website
Pembagian Deviden

Pembagian Deviden Tahap 1 - 11 Aug 2021

Rp103.406.835