• Pra Penawaran Saham

    27-02-2020

  • Penawaran Saham

    28-02-2020

  • Pendanaan Terpenuhi

    09-03-2020

  • Penyerahan Dana

    17-03-2020

  • Pembagian Dividen

    02-11-2020


Saham Tersisa
0,00%
Dalam Lembar
0 Lembar
Total Rupiah
Rp 0
Saham Terjual
100%
Dalam Lembar
3.600.000 Lembar
Dalam Rupiah
Rp1.800.000.000
Investor
289
Harga Saham
Rp500
Total Saham
0 Lembar
Total Saham (Rp)
Rp0
Kode Saham
WCAM
Sisa Waktu
0 Hari
Periode Deviden
6 Bulan

 

Risiko Usaha:

• Risiko Persaingan Usaha
Hampir di setiap kota atau kabupaten, kita jumpai banyak sekali bisnis F&B dengan menu penyetan atau sambalan. Bisnis ini menjadi menarik mengingat potensinya sangat menjanjikan dan bahan baku mudah didapat serta menu sambalan sangat disukai oleh masyarakat umum dari berbagai kalangan. Namun dari sekian banyak bisnis yang berjalan pada akhirnya akan “terseleksi oleh alam”, hanya bisnis yang memiliki komitmen dan strategi mumpuni yang mampu bertahan. WCM adalah salah satu contoh bisnis yang dapat bertahan dan terus berkembang selama hampir 2 dekade terakhir.
Komitmen untuk terus maju adalah salah satu prinsip yang terus dipegang oleh WCM, dengan komitmen tersebut menuntut perusahaan untuk melakukan peningkatan di semua bidang. Dalam rangka peningkatan tersebut, dari sisi menu, perusahaan terus melakukan inovasi untuk mengakomodir selera konsumen dengan menghadirkan menu yang beragam dan terjaga kualitasnya, terus melakukan peningkatan pelayanan serta menerapkan strategi pemasaran yang efektif dan disesuaikan dengan kondisi pasar saat ini. Dengan berbagai upaya tersebut, diharapkan WCM tetap mampu bersaing dan terus berkembang maju di tengah sengitnya persaingan di bisnis ini.
• Risiko Kelangsungan Usaha
Terdapat risiko keberlangsungan usaha ketika masa sewa berakhir, hal ini mengingat outlet yang dimiliki menggunakan mekanisme sewa. Untuk meminimalisir risiko tersebut, perusahaan berkomitmen untuk melakukan penyisihan atau pencadangan biaya sewa yang digunakan untuk memperpanjang/memperbaharui masa sewa sehingga ke depan diharapkan tidak terlalu mempengaruhi cashflow dari perusahaan.
Selain itu perusahaan akan mengupayakan untuk dapat menjalin kerjasama dengan pemilik sewa dalam jangka panjang. Perusahaan juga berkomitmen untuk mempersiapkan plan B atau alternatif tempat usaha lain untuk mengantisipasi jika sewa tempat eksisting tidak dapat diperpanjang.
• Risiko Penjualan
Dengan rencana ekspansi 3 outlet baru yang akan dibuka, terdapat risiko penjualan dimana dimungkinkan kinerja omset usaha belum optimal, hal tersebut dapat disebabkan delay pembukaan outlet, market yang belum teredukasi & terbentuk, dsb. Untuk meminimalisir hal tersebut, manajemen memiliki komitmen untuk mengupayakan akan membuka outlet dengan target sebelum Hari Raya Idul Fitri (Mei 2020), hal itu dibuktikan dengan telah terjalinnya komunikasi antara manajemen dengan pemilik tempat usaha. Diharapkan akan tercapai kesepakatan di antara kedua belah pihak sehingga pembukaan outlet dapat segera direalisasikan.
Adapun upaya perusahaan untuk melakukan edukasi pasar dengan cara penguatan tim marketing dan penerapan strategi pemasaran yang efektif. Perusahaan juga telah memiliki pengalaman dalam membuka outlet baru, dimana berdasarkan pengalaman sebelumnya, perusahaan mampu membuka outlet baru dengan kinerja yang cukup positif.

 

Risiko Kerugian Investasi

Setiap investasi memiliki tingkat risiko yang bervariasi, seperti tidak terkumpulnya dana investasi selama proses pengumpulan dana dan/atau proyek yang dijalankan tidak menghasilkan keuntungan sesuai dengan yang diharapkan

 

Risiko Kekurangan Likuiditas

Investasi memungkinkan tidak likuid karena efek bersifat ekuitas yang ditawarkan tidak terdaftar di bursa efek atau belum dilaksanakan perdagangan efek (pasar sekunder). Hal ini berarti ada kemungkinan tidak dapat dengan mudah menjual saham miliknya kepada pihak lain.

 

Risiko Kelangkaan Pembagian Dividen dan/atau Dilusi Kepemilikan Saham

Pemodal yang melakukan investasi Saham, memiliki hak untuk mendapat dividen sesuai dengan jumlah kepemilikan yang dimiliki yang dibagikan oleh Penerbit melalui Penyelenggara secara periodik. Namun, kelangkaan dalam pembagian dividen dimungkinkan terjadi karena kinerja bisnis yang diinvestasikan tidak berjalan sebagaimana mestinya serta berpotensi terdilusi kepemilikan saham karena bertambahnya total saham yang beredar atau ditawarkan.

 

Risiko Kegagalan Sistem Elektronik

Santara sudah menerapkan sistem elektronik dan keamanan data yang handal. Namun gangguan sistem teknologi informasi dan kegagalan sistem mungkin saja tetap terjadi. Untuk mencegah hal tersebut terjadi.

Instagram
Facebook
Website
Pembagian Deviden

Pembagian Deviden Tahap 1 - 02 Nov 2020

Rp46.737.854